Surabaya — Jelang Launching Indonesia Fashion Craft Awards (IFCA) yang rutin diselenggarakan setiap tahun, Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK / BCIC) menggelar Talkshow Sosialisasi IFCA 2024 sekaligus Design Talk, dan Workshop pada Sabtu, (8/6/24).

Kegiatan yang digelar di Gedung Desain Produk ITS ini dihadiri oleh lebih dari dua ratus pelaku industri kreatif yang antusias untuk menggali dan meningkatkan kompetensi desain dari narasumber-narasumber yang berpengalaman. 

 

Workshop pada Sosialisasi IFCA

 

Lebih jauh tentang Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK/BCIC) sejak dibentuknya pada tahun 2015, ragam kegiatan yang diselenggarakan berhasil mendorong pelaku industri kreatif ke tahap lebih baik. Salah satunya adalah Eboni Watch, alumni Creative Business Incubator (CBI) 2018 yang sukses meningkatkan skala produksi hingga empat kali lipat dengan omset pada tahun 2023 mencapai Rp. 3,6 M.

Sosialisasi ini digelar untuk memberikan informasi mendetail tentang kegiatan IFCA yang akan datang. Indonesia Fashion Craft Award (IFCA) sendiri merupakan kompetisi desain nasional yang dibentuk untuk melahirkan desainer-desainer muda berbakat yang memiliki visi sustainability dalam bidang fesyen dan kriya. 

Tahun ini IFCA mengangkat tema Neighbourhood Spirit: Creative Collaboration for a Sustainable Future’, yang memiliki makna semangat ajakan bagi desainer muda untuk berkolaborasi dengan komunitas pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dalam menciptakan desain yang inovatif dan berdampak untuk mewujudkan industri inklusif yang berkelanjutan. 

Menariknya dari IFCA tahun ini adalah di samping peserta mendapatkan pengalaman dan penilaian dari dewan juri, 100 peserta terbaik mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan dalam bidang bisnis, design, dan sustainability. Tidak hanya itu, 30 peserta terbaik lainnya akan mendapatkan fasilitas dalam mewujudkan karyanya dalam bentuk prototype.

“Kami sangat optimis bahwa di tangan generasi muda, Indonesia akan bisa terus maju. Hal ini dibuktikan dengan capaian beberapa pemenang IFCA yang telah berperan dan tampil di level Nasional maupun Internasional,” ujar Dickie Sulistiya A, Kepala Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya dalam sambutannya sekaligus membuka acara sosialisasi tersebut.

Selenggarakan Workshop untuk Tingkatkan Kompetensi

Peserta berkesempatan mendapatkan workshop yang dipandu oleh beragam narasumber yang kompeten di bidangnya, diantaranya; Workshop Desain Kriya Kayu yang disampaikan oleh Ilham Pinastiko, Founder Pala Nusantara, produk jam tangan kayu yang berhasil berkolaborasi dengan Miyota Movement.

Kegiatan tersebut dilanjutkan oleh Dian Suri Handayani, Founder sekaligus Desainer Kunang Jewellery Bali yang mengisi sesi Desain Kriya Perhiasan dengan berbagi tentang tren marketing, serta cara membuat mood chart atau inspiration board yang digunakan pelaku kreatif sebagai panduan visual dalam perancangan untuk membuat konsep desain yang lebih matang.

Tak hanya itu, merek yang memulai perubahan di dunia kreatif dengan mengeksplorasi kardus, Dus Duk Duk juga turut hadir berbagi pengalaman kepada peserta. Diisi oleh Angger Diri Wiranata, Chief Product Development Dusdukduk membagikan perjalanan Dusdukduk selama sebelas tahun terakhir.

Peserta mendapatkan kesempatan untuk mengulik lebih jauh kepada narasumber. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta tidak hanya untuk belajar, namun juga berjejaring dan menciptakan potensial kolaborasi antar sesama pelaku industri kreatif.

powel

Admin

Author