Tas anyaman bambu dari pengrajin di desa Jangkat, Merangin, Jambi yang dihiasi sulaman tangan dengan bentuk dekoratif dan berwarna/i
Bakul bambu dari Jambi khususnya dari desa Jangkat dan Rantau Panjang, biasanya hanya digunakan sebagai mencuci beras, wadah menyimpan rempah dan wadah beras untuk diberikan ke keluarga yang berduka. Daya jual yang rendah, bentuk yang tidak variatif dan permintaan yang sedikit membuat pengrajin bambu beralih mata pencaharian menjadi penyadap karet. Kini bakul bambu didesain dan dihias dengan sulaman tangan dengan bahan material benang dan memanfaatkan kain perca agar memiliki nilai jual. Sehingga permintaan pasar menjadi ada kembali.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2024
Fesyen
Jl. Penerangan RT.03
Produk