figure
tenant

WHAT A WASTE

Rahma Neysa Melina

KONSEP DESIGN Sustainability Pemanfaatan sisa-sisa kain produksi dan produk reject diolah dengan teknik-teknik reka reka latar tekstil dan manipulating fabric. Kain-kain perca diolah menjadi produk fashion yang baru dan bernilai. Produk-produk reject diubah struktur dan permukaan kainya menjadi artikel berbeda dengan style yang baru menjadi sebuah capsule collection berjudul "What a Waste!?"

Fashion adalah industri terkotor kedua di dunia setelah industri minyak dan gas. Semakin banyak brand, fenomena fasht fasion, aktivitas produksi maka semakin banyak juga sampah fashion, maka dari itu harus dilakukan upaya untuk meminimalisirnya. Selain itu perlu adanya kesadaran dari customer dan seluruh pihak yang terlibat dalam industri akan dampak pada lingungan dan sosial. Maka dari itu designer harus bisa mengambil peran dan memulai untuk melakukan circular practice seperti, recycle, repairing, rusing, remaking. Sudah banyak sekali brand dengan produk, cara marketing, dan aspek lainya yang cenderung memiliki kesamaan yang akhirnya menimbulkan kompetisi. Bahkan perang harga. Perlu adanya pihak yang dapat menginterkoneksi brand-brand lokal. Salah satunya dengan membuat sebuah program yang mempertemukan brand untuk dapat mengolah sampah produksi dan product reject mereka. Menjadi sebuah aktivasi marketing yang tidak biasa dan kolaborasi dengan neighborhoodspirit.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2024

Kategori:

Fesyen

Alamat:

Jl.Meranti Indah II no 8 claster meranti bumi panyawangan, desa Cimekar, kec Cileunyi

Produk

WHAT A WASTE

figure
figure