Berlandaskan ide awal dari tas yang fashionable namun tetap menggunakan material sustainable (ramah lingkungan). Ada 2 desain yaitu tas totebag dengan desain yang terkini serta hand clutch. Kedua desain menonjolkan teknik macrame, yaitu sebuah teknik anyaman simpul tali dan tentunya menggunakan bahan sustainable (tali yang digunakan berasal dari serat alam & benang hasil recycle dari sampah botol plastik) dikombinasikan dengan material kulit untuk menambah nilai estetik dari desain yang ada.
Berdasarkan data, limbah botol air mineral merupakan salasatu penyumbang sampah terbesar saat ini. Kami melakukan daur ulang sampah botol plastik menjadi helaian benang macrame, dimana benang / tali macrame tersebut digunakan kembali untuk membuat berbagai produk macrame sepertinfashion dan dekorasi interior. Pembuatan produk macrame dengan benang recycle ini juga menggunakan sistem pemberdayaan masyarakat dalam 1 desa, menjadikan semangat gotong royong bertetangga sebagai yang fokus utama. Selain melakukan pemanfaatan kembali daur ulang sampah, dilakukan juga pemberdayaan masyarakat secara kontinyu. Hasil produk yang kami angkat adalah pembuatan produk tas fashion berbahan benang recycle dengan teknik macrame yang di kolaborasi kan dengan material kulit untuk menambah nilai estetik dan nilai jual. Mengapa Tas? Kami melihat tas merupakan produk fashion yang paling banyak dicari dan mudah dalam melakukan usaha komersial dengan membawa misi besar dibaliknya.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2024
Fesyen
Sindang Panorama Regency ablok B7
Produk