figure
tenant

Sepanjang Jalan

Rochmatun Niswah

Sepanjang Jalan proses pencarian ide untuk mengatasi permasalahan dalam kehidupan sosial dan lingkungan terkait limbah fashion, desainer memanfaatkan busana bekas dalam koleksi ini menggunakan celana denim dengan mengolahnya menjadi potongan-potongan memanjang. Potongan-potongan tersebut dianyam menggunakan teknik anyaman sasag, yang mengolah menjadi lembaran bahan baru. Selanjutnya, potongan-potongan tersebut dipotong dan dijahit sesuai dengan desain yang telah ditentukan.

Limbah fashion yang meningkat dari produksi dan konsumsi pakaian di masyarakat menyebabkan penurunan semangat komunitas dan menciptakan dampak negatif pada lingkungan lokal. Faktor-faktor Penyebab: 1. Peningkatan Limbah: o Deskripsi: Banyak pakaian yang dibuang atau tidak terpakai, menyebabkan akumulasi limbah tekstil di tempat pembuangan sampah dan lingkungan sekitar. o Penyebab: Konsumsi fashion yang cepat dan budaya buang-pakai yang tinggi. 2. Kurangnya Kesadaran dan Keterlibatan: o Deskripsi: Warga kurang sadar akan dampak limbah fashion dan tidak aktif terlibat dalam upaya pengelolaan limbah. o Penyebab: Kurangnya pendidikan dan informasi tentang dampak lingkungan dari limbah fashion. 3. Pencemaran Lingkungan: o Deskripsi: Limbah tekstil yang tidak terkelola dengan baik menyebabkan pencemaran tanah dan air di sekitar lingkungan komunitas. o Penyebab: Pengelolaan limbah yang tidak efektif dan tidak adanya fasilitas daur ulang yang memadai. 4. Dampak Sosial: o Deskripsi: Penurunan kualitas hidup di lingkungan akibat pencemaran dan penurunan estetika kawasan, mengurangi rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga. o Penyebab: Kurangnya inisiatif komunitas untuk mengatasi masalah limbah fashion dan mengurangi dampak lingkungan.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2024

Kategori:

Fesyen

Alamat:

Kp. Klipang RT 01 RW 07, Meteseh

Produk

Sepanjang Jalan

figure
figure