figure
tenant

Wastra khas Batak x Denim katun alami

Adinda Novira

Desain busana ini memadukan motif tradisional khas suku Batak kemudian di padukan dengan celana jeans yang terbuat dari katun alami. Saya memilih motif khas Batak ini karena warnanya yang merah bersemangat dan di padukan dengan warna denim yang biru membuat mata setiap yang lihat akan merahasiakan bersemangat namun tetap nyaman di pandang mata. Pada bagian atas busana yaitu jaket di padukan dengan kain tenun motif gorga simeol-meol dimana motif ini menjadi ikon khas Sumatera Utara. Pada bagian kain tenun terdapat resleting di bagian depan sehingga pengguna dpt lebih leluasa mengekspresikan gayanya. Pada bagian jaket denim, terdapat 4 kancing besi yang dpt di buka tutup sesuai pemakaian. Sehingga saat pengguna ingin menjadikan jaket sebagai outer maka kancing dan resleting bisa di lepas begitu juga sebaliknya. Pada bagian jaket denim sudah dihiasi dengan cantiknya payet tabur seperti mutiara,payet pasir,payet piring,payet diamond dll. Pada bagian kain tenun juga sudah dihiasi dengan payet gantung yang akan bergoyang-goyang saay penggunanya berjalan sehingga menimbulkan kesan yang sangat cantik dan berkilau. Pada bagian celana tepatnya bagian pinggang celana di design nge pas mengikuti lekuk tubuh pemakai dan diikuti melebar kebawah celana sampai ujung mata kaki. Celana ini sangat cocok jika di gunakan orang yang berkaki jenjang. Pada bagian kiri celana ada pita besar yang menempel dan di bagian sebelah kanan juga ada pita yang posisi nempelnya lebih rendah dri pada pita kiri, dengan penempatan pita di sisi celana membuat busana semakin terlihat padat,mewah dan elegan. Pada bagian potongan celana juga di padukan dengan kain ulos khas Batak yaitu ulos sadum, dimana ulos ini memiliki warna merah yang cerah sehingga dapat membangkitkan semangat dan menambah kekuatan pada design busana. Pada bagian belakang tepatnya bagian jaket, terdapat belahan "v" terbalik pada kain tenun. Design v di buat agar pemakai tetap bisa bergerak bebas dan nyaman saat beraktivitas dan tentu sudah di lengkapi dengan payet gantung seperti pada bagian depan. Pada bagian belakang celana terdapat potongan potongan kain denim yang dipadukan dengan ulos sadum serta dipercantik dengan bordiran motif gorga lalu di payet full, sehingga saat busana ini terkena cahaya, maka motif gorga tersebut akan menyala nyala didukung dengan warna merah nya yang berani. Pada bagian bawah celana di design melebar supaya pengguna tetap nyaman karena tujuan utama busana ini agar dapat di pakai berkelanjutan yang tentu saja busana ini harus nyaman di pakai. Busana ini juga di lengkapi aksesoris topi yang terbuat dari kain ulos sadum dan kain perca denim. Kain perca digunakan sebagai bahan pembuatan topi yang bertujuan untuk mengurangi jeans yang sudah lama tidak terpakai. Lalu ada aksesoris gelang yang dibuat dari untaian benang rajut soft katun, kemudian di rajut menggunakan hakpen menjadi sebuah gelang yang bernuansa Batak.

Design busana ini unggul dalam hal pemakaian kain tradisional yang dimana akan dapat membantu pengrajin kain tradisional untuk lebih maju dan karya karyanya di kenal baik olah anak anak muda. Dengan demikian orang orang akan tertarik dan membeli kain tradisional.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2024

Kategori:

Fesyen

Alamat:

BTN Bumi lago permai JL. Manggis 3 no 11, Pangkalan kerinci, Kab. Pelalawan, Riau.

Produk

Wastra khas Batak x Denim katun alami

figure
figure