Sketsa desain yang kami buat memperhatikan tekstur pada permukaan manik-manik dan liontin karena material yang dipakai yaitu kertas daur ulang mempunyai tekstur unik yang ingin kami manfaatkan dan masukkan ke dalam desain yang dibuat. Bentuk-bentuk yang digunakan pada desain kami sederhana supaya dapat meng-highlight tekstur unik yang sesuai dengan tema yang kami bawakan yaitu pantai, dengan tekstur yang menyerupai ombak dan warna indah dari Pantai Merah Nusa Tenggara Timur. Adapun manik-manik yang digambarkan bergaris pada sketsa agar dapat terlihat bentuk gulungan dan tekstur unik dari manik yang dibuat dari lembaran kertas. Untuk detail aksesorisnya, pada kalung dan gelang kami gambarkan menggunakan tali katun, anting berbentuk gantung menggunakan kait anting, jepit yang digunakan memiliki lubang untuk mengaitkan manik-manik kami, dan tusuk konde kami mempunyai detail rumbai dengan menggunakan rantai.
Analisis Masalah Setiap tahun jutaan ton kertas dibuang sebagai limbah dan menciptakan masalah besar. Kertas yang tidak terdaur ulang berkontribusi pada peningkatan jumlah penebangan pohon dan menimbulkan penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir yang berdampak negatif pada lingkungan. Selain itu, produksi kertas baru mengkonsumsi banyak sumber daya alam, termasuk air dan energi, serta menghasilkan emisi gas rumah kaca dan penggunan bahan kimia. Banyak orang yang belum memahami pentingnya daur ulang dan manfaat yang dapat diperoleh dari pengolahan sampah menjadi barang bernilai guna. Hal ini mengakibatkan rendahnya tingkat partisipasi dalam kegiatan daur ulang. Penjelasan Konsep Desain Koleksi 'Rona Samudra' terinspirasi oleh panorama langka pantai dengan pasir merah muda atau Pink Beach, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Warna merah muda pada pasir pantai ini terjadi akibat pasir putih bercampur dengan butiran-butiran terumbu karang berwarna merah yang menghasilkan efek kemerahan setelah bercampur dengan air laut yang kemudian terbawa ombak ke tepian. Kami berusaha menangkap keindahan dan keunikan pantai ini dengan aksesoris yang menggambarkan pesona dan karakteristik khas dari Pink Beach. Pemilihan warna bernuansa merah muda hingga hijau toska ini terinspirasi dari pasir merah muda, air laut yang jernih, serta bukit kehijauan di sekitar pantai. Motif geometris dan organis merepresentasikan ombak, alga laut, serta formasi batu karang yang terdapat di Pink Beach. Pembuatan tekstur ditujukan untuk menambah estetika dan kedalaman yang dibuat saat proses pengeringan kertas daur ulang agar menyerupai efek pasir dan bebatuan pantai. Keunggulan Desain Setiap produk dirancang dengan detail unik, memberikan kesan eksklusif yang tidak ditemukan pada produk massal lainnya. Desain aksesoris cocok untuk berbagai kesempatan, baik formal maupun kasual, menambah daya tarik bagi konsumen. Setiap aksesoris mengingatkan tentang keindahan Pink Beach juga pentingnya pelestarian lingkungan, mendidik konsumen tentang keindahan dan kerentanan alam kita. Karakteristik Sesuai Tema: Neighbourhood Spirit Neighbourhood Spirit atau Semangat Kebersamaan di Lingkungan mengangkat nilai-nilai persatuan, kolaborasi, dan kekuatan komunitas dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan. Desain dan produksi aksesoris kami melibatkan kerja sama tim dan mitra, menonjolkan semangat kebersamaan dan persatuan. Kami menggunakan kertas daur ulang sebagai material dan teknik ramah lingkungan sebagai bentuk penghormatan dan cinta terhadap alam sekitar. Dalam proses perancangan produk ini, menyadarkan kami bagaimana hubungan sosial dalam sebuah lingkungan dapat mendorong perubahan positif dalam pengelolaan limbah dan pengenalan potensi alam Indonesia.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2024
Kriya
Jalan Sambiloto III no.3
Produk