Bhumi Sriwijaya menggambarkan kekuatan dari salah satu bagian budaya tanah Sriwijaya, yaitu kain tenunnya. Melalui karya ini, corak motif limar Palembang yang beraneka macam warna digunakan dengan potongan siluet asimetris dan dikombinasikan dengan warna hitam sebagai interpretasi kekuatan dari para pejuang di Kerajaan Sriwijaya. Karya ini menggunakan potongan kain perca dari tenun ikat bulu motif limaran Palembang milik Ibu Nurmalawaty selaku IKM yang bekerja sama dengan desainer dan ronce payet dari ring plat baut bekas yang dililitkan benang jahit sebagai bentuk sustainability serta aksen pendukung pada look Bhumi Sriwijaya. Warna warna pada motif limar Palembang dan ronce payet seperti merah maroon, biru, hijau lemon, dan hitam menjadi interpretasi dari keberagaman dan spirit yang dimiliki pada karya Bhumi Sriwijaya.
Tidak dapat dipungkiri bahwa limbah fesyen kian menaik, beberapa diantaranya adalah sisa sisa potongan bahan pakaian yang tidak digunakan. Menurut saya, sebagai desainer dalam industri fashion tidak banyak desainer yang memiliki keinginan untuk mencari IKM perkainan Indonesia yang memiliki permasalahan sama seperti Ibu Nurmalawaty mengenai sisa potongan kain tenunannya. Dengan hal ini, Bhumi Sriwijya diharapkan dapat meringankan permasalahan yang dimiliki Ibu Nurmalawaty sebagai mitra IKM dengan konsep desain yang lebih trendy. Keunggulan Bhumi Sriwijaya tidak hanya melibatkan sisi desainer, namun juga menunjukkan hasil inovasi terbaru Ibu Nurmalawaty yaitu kombinasi kain tenun bulu garut dengan motif limaran Palembang agar hasil karya beliau dapat dikenal oleh khalayak luas. Karakteristik Bhumi Sriwijaya ada pada keberagaman warna terang kain tenun limaran Palembang yang mewakili rasa semangat atau spirit kami dalam berkolaborasi menggunakan wastra Indonesia. Kemudian dikombinasikan dengan warna hitam sebagai interpretasi bagian realita bahwa perjalanan tidak selalu mudah untuk mewujudkan neighbourhood spirit, yang nantinya diharapkan akan menjadi kekuatan dalam keberagaman itu sendiri.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2024
Fesyen
Jl. Patra komala no.15 RT.002 RW.004
Produk