PODA NI AKSARA Berdasarkan tema lomba NEIGHBOURHOOD SPIRIT perancang perlu menciptakan busana yang mendukung gaya hidup namun tetap sustainable dengan judul PODA NI AKSARA (bahasa Batak Toba) yang artinya "Nasehat dari Aksara" untuk melestarikan budaya batak, khususnya kepada generasi Millenial dan Gen Z. Busana rancangan yang diperbaiki yaitu busana kasual untuk wanita berupa inner dan outer dengan tulisan aksara yang mengusung konsep busana ready to wear yang simple dan longgar menggunaan bahan katun dengan cuttingan yang sederhana. Busana berupa dari inner dan outer yang bisa dipakai secara terpisah menyesuaikan pada kebutuhannya dan bisa dipadupadakan dengan busana lain. Outer yang multifungsi/reversible, bisa dipakai bolak balik dan inner yang bisa dipakai bagian depan ke belakang dan sebaliknya,inner bisa dijadikan outer dan outer bisa dipakai sebagai inner. Motif aksara dibuat dari sisa guntingan kain dengan teknik aplikasi bordir yang diisi busa dakron untuk memberi kesan huruf timbul dan pembuatan pola memanfaatkan koran bekas.
PODA NI AKSARA Perilaku manusia berubah dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi yang kian pesat dan cepat berkembang. Era perubahan semakin signifikan karena covid-19 mengubah tatanan hidup keseluruhan. Pasca pandemi covid-19 masyarakat dunia yang terdampak pandemi, khususnya masyarakat Indonesia seperti memasuki dunia baru karena sudah lepas dari keadaan yang sempat dibatasi. Kini masyarakat ingin tampil dengan segala kerih rendahannya dan melepas emosi. Melihat perubahan perilaku masyarakat tersebut maka perancang perlu menciptakan busana yang mendukung gaya hidup namun tetap sustainable. Berdasarkan tema lomba “NEIGHBOURHOOD SPIRIT” perancang ingin membuat busana yang mendukung perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat pasca pandemi covid-19 dengan penggunaan bahan katun sebagai bahan dasar pembuatan busana. Judul rancangan yang akan dibuat adalah “ PODA NI AKSARA” yang berasal dari bahasa Batak Toba yang artinya “Nasehat dari Aksara”. Poda dalam bahasa Batak berarti nasihat yang dalam sekali maknanya yang mana disampaikan oleh orang yang lebih tua kepada orang yang lebih muda utamanya bagi bagi perantau. Sedangkan aksara batak adalah sistem penulisan simbol visual sebagai salah satu cara orang batak berkomunikasi dengan tulisan. Namun aksara itu semakin terlupakan, dari pelajaran wajib di sekolah formal kini sudah tak lagi dikenal. Judul Poda Ni Aksara diangkat untuk memperkenalkan dan mengingatkan kembali budaya batak, khususnya kepada generasi Millenial dan Gen Z. Busana dengan tulisan aksara berisi poda/nasehat sebagai cara lain untuk menyampaikan pesan dengan tersurat. Busana yang akan dirancang yaitu busana kasual untuk wanita berupa inner dan outer dengan mengusung konsep busana ready to wear yang simple dan longgar, menyesuaikan pada gaya hidup masyarakat, utamanya Indonesia pasca pandemi covid-19 di era teknologi yang mana gaya hidupnya lebih bebas dan praktis atau simple. Tujuan pembuatan busana yang longgar dan simpel lebih memudahkan untuk pemakaian dan memberi kebebasan ruang gerak. Busana yang akan dibuat memiliki gaya busana yang nyaman, lebih mementingkan fungsi, tidak banyak detail berwarna lembut dan segar. Pembuatan busana menggunaan bahan katun dengan cuttingan busana yang sederhana dan multifungsi. Hal ini terlihat dari inner dan outer yang bisa juga di pakai secara terpisah menyesuaikan pada kebutuhannya dan bisa dipadupadakan dengan busana lain. Untuk detail dekorasi motif aksara pada inner dan outer dikerjakan dengan tangan menggunakan bahan ramah lingkungan yaitu benang sulam daur ulang. Proses pembuatan hingga pemasaran busana membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Untuk proses produksi busana akan melibatkan para penjahit rumahan dan alumni jurusan Tata Busana. atau jurusan seni Sasaran pasar pada pembuatan busana ini adalah anak muda usia 17- 30 tahun.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2023
Fesyen
Perumahan Taman Puspa Sari blok AA/16, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur. Kode pos 61271
Produk