Konsep dalam karya ini merupakan inovasi dari produk yang telah saya buat yaitu BOKACI (Boneka Kayu Kecil). Produk itu berukuran mini15 - 25 cm. Ide desain produk lampu ruangan terlahir dari konsep BOKACI. Karya yang akan saya buat tetap BOKACI tetapi artinya berbeda (Boneka Kayu Kerinci). Dalam karya ini banyak inovasi baru mulai dari segi ukuran, teknik, cara pemasangan, dan memiliki fungsi sebagai lampu ruangan. Karya ini menggunakan limbah kayu. Karya ini bisa di bongkar-pasang guna untuk mempermudah pengiraman produk agar aman. Karya terinspirasi dari sosial budaya daerah Kerinci, pada kepala saya membuat bentuk kap lampu segi tiga merupakan bentuk Gunung Kerinci dan pada sepatu boot simbol dari masyarakat Kerinci banyak menggantungkan hidup bertani. Maksud dari itu adalah karya ini menjadi sebuah keberlajutan melestarikan sosial budaya daerah agar tetap terang lestari.
Daerah sekitar tempat tinggal saya lumayan ada beberapa dapat ditemui industri kecil perabot furniture yang memproduksi berbagai macam furniture rumah tangga. Dari produk yang mereka hasilkan tentu ada juga bahan yang terbuang sehingga menjadi limbah kayu yang tidak digunakan lagi. Saya mengajak para pelaku industri perabot furniture untuk berkolaborasi dengan saya dalam hal ini mereka dapat menyuplai limbah kayu yang tidak digunakan ke saya untuk menciptakan sebuah karya yang kreatif dan inovatif dari bahan limbah kayu. Seperti pada desain karya saya membuat lampu yang unik dan estetik berbentuk figur manusia serta 100% material menggunakan limbah kayu surian dan jenis kayu lainnya dari industri kecil perabot furniture. Dari ini semua tentu berdampak positif bagi pelaku industri kecil perabot furniture dan juga untuk saya tidak menutupkemungkinan produk/ karya ini bisa berkelanjutan dikemudian hari.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2023
Kriya
Jalan ke Smkn 4 Sungai Punuh, RT 07 Tebing Tinggi, Desa Kumun Hilir.
Produk