figure
tenant

KulitKait; Olah Limbah Kulit di Cibaduyut dengan Teknik Modular Interlock untuk Produk Home Deco

Syilva Rizkiani Putri

Konsep desain karya kami memanfaatkan teknik modular interlock untuk mengubah limbah kulit menjadi produk home deco unik dan berkualitas tinggi. Kami menyederhanakan modul menjadi dua bentuk utama: segitiga dan kotak, merefleksikan simbol budaya Bandung, seperti Gedung Sate dan Bunga Patrakomala, serta konsep "silih asah, silih asih, silih asuh." Kolaborasi dengan pengrajin lokal dan penggunaan material tambahan seperti kayu dan besi menambahkan nilai dan keunikan pada produk. Keunggulan utama produk kami adalah biaya bahan baku rendah, efisiensi produksi, dan inklusivitas bagi para pengrajin pemula. Pemilihan kulit berdasarkan karakteristik seperti warna dan tekstur penting untuk menghasilkan produk berkualitas. Produk home deco yang kami ciptakan, seperti bantal, karpet, table runner, room divider, dan lampu, memberikan kebebasan pemilihan warna kepada pelanggan, memungkinkan produksi massal dengan sentuhan personal. Produk kami tidak hanya estetis dan fungsional, tapi juga menceritakan kisah keberlanjutan dan kreativitas tak terbatas, menciptakan nilai tambah untuk masyarakat lokal dan lingkungan.

Cibaduyut merupakan salah satu wilayah industri kerajinan di Bandung yang fokus dalam memroduksi produk-produk dari bahan dasar kulit. Perkembangan usaha kerajinan ini sudah dimulai sejak tahun 1920. Dalam proses produksi, tidak semua bagian kulit habis digunakan, banyak limbah yang dihasilkan. Sejauh ini limbah yang dihasilkan oleh industri rumahan biasanya dibakar, dibuang, atau dijual kembali pada pengepul perusahaan dengan harga Rp 5.000 – 7.000 /kg. Beberapa industri rumahan dan brand biasanya memanfaatkan limbah kulit untuk dijadikan produk-produk pelengkap seperti gantungan kunci, tarikan resleting, dan emblem. Namun, ketersediaan limbah kulit tetap tinggi. Limbah kulit yang dimaksud adalah sisa produksi barang-barang kulit seperti sepatu, tas dan aksesoris. Limbah kulit dapat dikembangkan dan ditransformasi menjadi bahan bernilai melalui desain kreatif menggunakan teknik modular interlock. Dengan memanfaatkan limbah kulit, dampak negatif terhadap lingkungan diharapkan dapat dikurangi dan sumber daya berharga dapat dilestarikan. Kami melakukan riset lapangan dan pengembangan teknik modular interlock sebagai upaya pengolahan limbah kulit menjadi lebih inovatif dan variatif. Dari data yang kami dapatkan, limbah kulit terklasifikasi berdasarkan jenis, ukuran, sumber produksi, dan warna. Klasifikasi ini bertujuan untuk menyesuaikan desain modular dengan produk akhir yang dihasilkan sehingga limbah dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu kami juga berupaya mengakselerasi kesadaran pelaku industri terhadap potensi limbah kulit dengan melibatkan industri rumahan, penjual bahan baku, dan jenama lokal.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2023

Kategori:

Kriya

Alamat:

Jl. Bunga Mas 16, Mekar Mulya

Produk

KulitKait; Olah Limbah Kulit di Cibaduyut dengan Teknik Modular Interlock untuk Produk Home Deco

figure
figure