figure
tenant

IBAGE — Indonesia Batik Collage

Gabriel Kreshna Gusty

"Upcycled Masterpiece" —
Konsep desain yang dituangkan pada lukisan IBAGE (Indonesia Batik Collage) menggabungkan kreativitas dengan upaya pelestarian lingkungan hidup melalui eco-friendly product. Diawali dari temuan permasalahan limbah pada industri fast fashion “industri pakaian telah berkontribusi sebagai penyumbang polusi terbesar kedua di dunia.” (Prasasti Nur, 2022) memunculkan gagasan untuk Upcycling limbah kain khususnya kain Batik sebagai inovasi pembuatan lukisan pengganti bahan lukis lain. Dari sisa kain yang tak terpakai dan tak bernilai menghasilkan sebuah Masterpiece lukisan seni bersifat eco-friendly baik sebagai kurasi seni tinggi, craft, maupun home decor. Dengan mereproduksi desain lukisan terkenal dari berbagai genre maupun menyesuaikan dengan permintaan desain pelanggan dan pendekatan teknik Collage Art atau Poly Art, menjadikan lukisan IBAGE memiliki nilai estetika, nilai seni, dan nilai ekonomi yang tinggi. Produk IBAGE diharapkan dapat menjadi Zero Waste Product/ Sustainable Product, sejalan dengan Goal ke-12 program Sustainable Development Goals, yakni “Responsible Consumption and Production".

Bidang Sosial: Kurangnya kesadaran tentang dampak lingkungan: Banyak masyarakat di Indonesia masih kurang sadar akan dampak negatif limbah kain/tekstil terhadap lingkungan. IBAGE Craft ingin mengangkat limbah kain sebagai karya seni yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menerapkan praktik berkelanjutan (Sustanability). Belum menerapkan digitalisasi: Banyak dari IKM dari beberapa daerah belum memanfaatkan penuh teknologi digital sehingga peluang ekonomi belum tercapai dengan maksimal. IBAGE Craft ingin menerapkan digitalisasi dengan tepat dan mengadakan pelatihan kepada mitra IKM tidak hanya di bidang kerajinan namun juga pemanfaatkan teknologi digital. Bidang Lingkungan: Tingginya Pembuangan Limbah Tekstil: Indonesia menghasilkan sejumlah besar limbah tekstil setiap tahunnya, yang sebagian besar berakhir di tempat pembuangan sampah. Ini menyebabkan beban lingkungan dan menghambat langkah-langkah menuju pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Keterbatasan Penggunaan Ulang Tekstil: Upaya penggunaan ulang limbah tekstil masih terbatas. IBAGE Craft dapat berperan dalam mengubah pandangan tentang limbah tekstil menjadi barang bernilai tinggi dengan kreativitas dan inovasi. Bidang Budaya: Penurunan Minat dalam Kerajinan Tradisional: Minat terhadap kerajinan tradisional khususnya cenderung menurun di kalangan generasi muda, mengancam warisan budaya Indonesia khususnya Batik yang sudah diakui oleh UNESCO. IBAGE Craft ingin menggabungkan elemen seni tradisional Batik dengan konsep yang modern, menjaga dan memperkenalkan kreasi Batik tidak hanya lewat fashion tetapi juga melalui kriya kepada masyarakat dunia. Dari beberapa permasalahan di atas, dapat dilihat bahwa IBAGE Craft memiliki potensi untuk memberikan solusi berkelanjutan dalam bidang sosial, lingkungan, dan budaya di Indonesia. Dengan konsep desain “Upcycled Masterpiece” menghasilkan seni yang autentik, kreatif , dan bernilai tinggi. IBAGE Craft juga memiliki kesempatan untuk memberikan kesempatan bagi mitra usaha khususnya di bidang fashion dan kriya untuk bekerjasama saling berkolaborasi untuk mengembangkan ekonomi Indonesia dan menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, membangkitkan kembali nilai-nilai budaya, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan limbah tekstil.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2023

Kategori:

Kriya

Alamat:

JL. NUSA INDAH BARU 22 A, PROBOLINGGO, JAWA TIMUR

Produk

IBAGE — Indonesia Batik Collage

figure
figure