figure
tenant

Grantha Aksata (Ikatan yang tak terputus)

Fadhila Nur Indahsari

Konsep desain: a. Sustainability b. Filosofi: Kepangan yang terikat sebagai rumbai terdapat di ujung kain ikat menggambarkan cita-cita yang terikat pada setiap langkah menuju ke masa yang akan datang. Desain rok dibuat memiliki belahan di sisinya, menunjukkan kebebasan dalam melangkah dan memilih jalan yang diinginkan. c. Prinsip: Pada atasan yakni rompi, inner, arm warmer, memiliki keseimbangan simetris. sementara bawahan berupa kain ikat memiliki keseimabangan asimetris. Kesatuan dilihat dari motif dan warna yang sling mendukung satu sama lain. d. Unsur : value gelap terang sebagai kombinasi e. Warna: Warna- warna hangat. f. tekstur bahan: kaku pada rompi dan kain ikat; tipis, kaku, dan licin pada arm warmer; ringan dan halus pada celana

Industri fashion termasuk sebagai "penyumbang" limbah terbanyak di dunia. Dari mulai limbah yang berbentuk padat seperti akibat dari fast fashion hingga limbah cair dari industri batik yang dapat memberikan dampak buruk bagi alam. Kami menggunakan kain perca sebagai bahan utama pembuatan rompi dan sebagai hiasan pada rok dan celana. Untuk mengurangi limbah cair yang tercipta dari produksi batik, kami menggunakan zat pewarna alam yang ramah lingkungan

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2023

Kategori:

Fesyen

Alamat:

Tegalrejo Jadan RT 06 Tamantirto Kasihan Bantul

Produk

Grantha Aksata (Ikatan yang tak terputus)

figure
figure