figure
tenant

Budara

Aditya Nugroho

Budara adalah permainan catur bertingkat (3D) yang mengangkat Borobudur sebagai konsep dan tema desainnya (Timeless, Collectible item). Desain dari papan catur ini mengalami sedikit perubahan dari desain awal 4 susun menjadi 3 susun yang lebih merepresentasikan bentuk Borobudur dengan 3 tingkat utamanya, Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Dengan hiasan stilasi relief di dinding, serta bidak catur yang juga mengadaptasi bentuk dari stupa yang melengkapi struktur candi (Cultural). Kami juga menambahkan packaging untuk memudahkan dalam menyimpan dan membawa produk ini. Kami menggandeng UKM lokal tetangga wilayah kami yang merupakan produsen batik kayu di daerah Krebet, Bantul, dan tenaga kerja dari kampung sekitarnya. (Livelihood) Kami memanfaatkan limbah kayu Jati untuk bidak catur, yang kami dapatkan baik dari sisa project lain ataupun dari rekanan pengrajin yang memiliki limbah kayu juga di Wonosari. Serta untuk papan catur menggunakan kayu lokal Gmelina yang mudah didapat, mudah tumbuh, dan siap panen dalam rentang waktu cepat. (Sustainability).

Material kayu sisa produksi furniture yang cukup banyak, project yang terhenti akibat pandemi, dan bagaimana membuat bisnis berbasis kriya yang sustain dengan menggandeng UKM mitra adalah 2 permasalahan utama kami. Perusahaan kami bergerak di sektor furniture dan home décor, disamping bisnis komersial kami juga melayani project-project khusus dengan klien internasional, namun banyak project tersebut harus terhenti akibat pandemi, hal ini menyebabkan kerjasama yang terjalin dengan pengrajin lokal pun harus terhenti. Saat ini usaha kami sudah mulai beroperasi kembali, dan banyak sisa limbah kayu dengan berbagai ukuran hanya terbuang sebagai kayu bakar. Sebagai solusi kami mendesain sebuah produk baru yang inovatif dengan unsur budaya lokal dengan menggandeng UKM yang sudah lama membantu kami dalam membuat produk, dan dengan sebisa mungkin memanfaatkan limbah kayu sisa produksi furniture kami. Kami memilih tema catur karena sesuai dengan neighbourhood spirit, catur adalah permainan yang bersifat merakyat, dan memiliki daya tarik untuk mengumpulkan tetangga, teman, tukang becak, ojol, dll. Di sisi lain, catur adalah board game paling terkenal dengan kurang lebih 17 juta pemain aktif di seluruh dunia sehingga berpotensi untuk pasar ekspor. Kami mendesain produk catur 3D ini sebagai tribute untuk Borobudur sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Dengan nama Budara, (berasal dari Bhumi Sambhara Budhara yang berarti gunung dengan teras-teras) kami mendesain board catur ini sesuai bentuk Borobudur, dengan tiga tingkatan candi, yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu, beserta hiasan reliefnya. Dengan hadirnya produk baru ini harapan kami dapat merengkuh beberapa aspek sustainable development goals secara bersamaan, mulai dari aspek budaya (pelestarian warisan Borobudur), livelihood (menghidupi UKM kriya), serta lingkungan (pemanfaatan kembali limbah kayu).

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2023

Kategori:

Kriya

Alamat:

Jl AM Sangaji Petinggen TR 2 no 1274

Produk

Budara

figure
figure