IKM furniture kayu di jepara memberikan impact banyaknya limbah kayu yang dihasilkan. Limbah kayu hanya dijual ke pengepul limbah atau hanya dijadikan sebagai kayu bakar atau material areng dan ada juga yang disuruh ambil asal tempat kerjanya bersih. Limbah yang dihasilkan berbagai macam mulai dari kayu jati, mahoni, sungkai, Nangka, dan sonokeling. Dari berbagai macam limbah yang dihasilkan saya putuskan untuk melakukan improvement pada sisi matrial agar dapat mengurangi limbah dari kayu yang lain dan dapat menambah keunikan pada produk tersebut. Transformasi limbah menjadi jam yang dikombinasikan dengan vas bunga ini dapat membantu mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan oleh industri mebel, sekaligus memberikan peluang untuk menciptakan produk baru yang berkontribusi pada pemanfaatan limbah secara lebih berkelanjutan. Ide perancangan jam meja yang dikombinasikan dengan vas bunga ini diambil dari pola bentuk kubah. Pada bagian puncak kubah digantikan dengan bunga yang dapat dijadikan sebagai simbol keindahan.
Industri furnitur di Jepara menghasilkan limbah kayu yang tidak sedikit. Banyaknya jenis limbah tersebut perlu dikaji jumlah dan jenisnya sehingga dapat mengurangi permasalahan lingkungan. Salah satu upaya pengurangan limbah kayu dari industri furniture dijepara yaitu dengan mengolah kembali potongan limbah kayu industri furniture untuk dijadikan produk yang memiliki fungsi dan nilai jual.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2023
Kriya
Jl. Sultan hadlirin no.08 desa mantingan dukuh dukoh rt 13/04 kecamatan tahunan kabupaten jepara
Produk