"Samsara," dipetik dari bahasa Sanskerta, yang mengandung arti kelahiran kembali, memunculkan konsep yang dalam pada desain karya saya. Dalam konteks ini, konsep 'kelahiran kembali' menggambarkan transformasi mendalam dari sarung yang terabaikan menjadi pakaian siap pakai untuk kehidupan sehari-hari. Penggunaan sarung sebagai bahan utama bukan semata-mata kebetulan, melainkan terinspirasi dari momen pribadi saat saya merapikan lemari ayah. Di tengah proses itu, terungkap banyak sarung yang masih utuh namun jarang atau bahkan belum pernah digunakan. Namun, karena lama tak tersentuh, bekas lipatan sarung sudah tertandai dengan noda tak sedap dipandang. Dari titik inilah lahir konsepsi untuk mengubah sarung-sarung tersebut menjadi pakaian jadi yang fungsional.
Penggunaan sarung sebagai bahan utama bukan semata-mata kebetulan, melainkan terinspirasi dari momen pribadi saat saya merapikan lemari ayah. Di tengah proses itu, terungkap banyak sarung yang masih utuh namun jarang atau bahkan belum pernah digunakan. Namun, karena lama tak tersentuh, bekas lipatan sarung sudah tertandai dengan noda tak sedap dipandang. Dari titik inilah lahir konsepsi untuk mengubah sarung-sarung tersebut menjadi pakaian jadi yang fungsional. Meski benang merahnya berasal dari pengalaman pribadi, namun ia menyatu dengan problematika sosial di sekitar. Para pengrajin sarung di lingkungan saya menghadapi kesulitan saat menghadapi produk cacat hasil produksi, sementara bingung mencari solusi untuk memasarkannya. Ragu menjualnya karena takut mengecewakan konsumen, dan menyimpannya bisa berujung pada kerugian. Pekerjaan pengrajin sarung masih dilakukan metode konservatif, benar-benar dibuat dengan energi manusia, jadi akan selalu ada produk yang cacat produksi. Dengan gagasan kreatif yang saya usung, saya berharap mampu menghadirkan solusi untuk dilema yang dihadapi oleh para pengrajin sarung di Pekalongan, Jawa Tengah. Melalui pendekatan ini, saya ingin tidak hanya menghasilkan pakaian bernilai estetika, tetapi juga memberikan kontribusi berarti dalam mengatasi tantangan yang menghambat pertumbuhan industri lokal.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2023
Fesyen
Jl Raya Tanjunglor Kel Tanjung Kec Tirto Kab Pekalongan
Produk