Zero Waste, menggunakan baju-baju bekas dan kain perca, Reka bahan, mendapatkan motif baru dari merangkai tiras kain perca, Decorative stitching, Basic Blazer + pant, simple, dinamis, gradasi warna, Bekas to Berkelas.
Fenomena penumpukan baju bekas kerap kali terjadi, salah satunya saat bencana gempa cianjur tahun 2022, yang mana banyak sekali donasi baju-baju bekas bagi korban yang terdampak bencana. Sedangkan baju-baju bekas yang didonasikan tidak semuanya layak pakai atau tidak terpakai oleh para korban. Sehingga terjadilah penumpukan baju bekas di lokasi bencana. Kemudian "KasihinBaju" hadir membawa solusi dengan pendekatan upcycling baju-baju bekas serta mengadakan pelatihan untuk para korban bencana, sehingga selain dapat mengurangi limbah pakaian, hal tersebut dapat bermanfaat utk masyarakat (mendapatkan ilmu, keterampilan baru, dan profit). Seusai bencana hingga saat ini KasihinBaju melakukan open donasi baju-baju bekas dan melakukan upcycling oleh tim penjahit yang sudah terlatih. Upcycling yang dilakukan akan tetap menghasilkan limbah kain berupa perca atau potongan-potongan kain berukuran kecil. Konsep desain "Rangkai Tiras" menggunakan prinsip zero waste, sehingga limbah kain sekecil apapun dpt digunakan kembali untuk menghasilkan motif pada produk baru yang akan dihasilkan. Diterapkan pada desain-desain atau produk-produk yang mempunyai daya jual tinggi sehingga limbah sekecil apapun akan bernilai kembali.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2023
Fesyen
Jl.Majalaya 9 No.19, Antapani Wetan, Antapani, Bandung
Produk