Desain yang kami ajukan adalah storage penyimpanan yang bisa dibawa secara mobile dan ergonomis serta juga dapat dilepas-pasang. Bahan utamanya adalah Bioplastik yang berasal dari sampah sisa buah-buahan dan sayuran yg dikeringkan (sebagai pewarna alami) dan bahan kimia penggabung seperti gliserin, alginate, dan kalsium cloride, serta air. Perbaikan yang dilakukan ada pada desain produk, sebelumnya masih berupa wadah storage general ditujukan untuk segala barang, lalu kita berinovasi dan fokus menjadi storage untuk telur. Ide ini tercetus berdasarkan permasalahan sulitnya membawa telur dari pasar swalayan dengan wadah yang kurang aman (biasanya hanya plastik) atau wadah yang masih konvensional (karton telur). Wadah seperti ini biasanya kurang ramah lingkungan dan tidak trendy (sering menumpuk di rumah dan tidak bisa dimanfaatkan kembali). Untuk itu, kita menciptakan karya sekaligus memecahkan masalah pada lingkungan sekaligus sosial. Wadah telur ini juga diciptakan mudah dibawa kemana-mana dan juga bisa diletakkan di dapur sebagai wadah penyimpanan telur.
Pada tahun 2022, Indonesia telah menghasilkan 19,45 juta ton sampah. Dari jumlah tersebut, mayoritas atau 9,63% di antaranya berasal dari timbulan sampah rumah tangga. Saat ini program pendaurulangan sampah rumah tangga masih minim dan hanya sedikit digunakan sebagai kompos dan bio gas. Kami melihat ada celah kebermanfaatan yang belum digali lebih dalam khususnya pada pembuatan bio-plastik yang berbahan dasar sampah rumah tangga. Pada riset dan pengembangan produk yang kami lakukan kami memanfaatkan sampah rumah tangga seperti sisa sayur dan buah (sisa pasar, kulit buah, atau bahan yang hampir busuk) untuk digunakan sebagai bahan dasar bio plastik. Dari bahan dasar tersebut kami menciptakan sebuah plastik yang memiliki komposisi 50% dari sampah rumah tangga, dan bahan dasar lainnya adalah agar-agar/ gelatin, glicerine, air, dan boraks. Dari bahan dasar ini kami menciptakan Bio plastik yang memiliki sifat 90% mirip plastik namun dengan bahan yang ramah lingkungan, tidak berbahaya, dan mudah terurai oleh tanah. Pada proyek ini kami berencana akan membuat produk industri yang bermafaat kembali untuk dapur (sampah makanan dari dapur kembali ke dapur). Kebutuhan keranjang belanja yang saat ini masih minim inovasi membuat kami ingin menciptakan kompatermen yang fungsional. Diharapkan dengan adanya produk ini akan membantu para ibu atau perempuan yang berbelanja ke pasar akan termudahkan dalam membawa barang bawaannya, karena terdapat kantung yang fungsional terpasang di dalamnya.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2023
Kriya
Jl. Binacipta No.25 RT.08/ RW.10 Kel. Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi - Jawa Barat
Produk