figure
tenant

Eunoia Handbag

Syafira Tasya Yuditira

Eunoia handbag memiliki konsep natural handbag, yakni produk ini menggunakan bahan baku yang mayoritas adalah biotic natural resources. Bahan baku ini adalah tenunan benang katun yang diberikan pewarnaan alam dari angkak serta mengkombinasikannya dengan kerangka kayu. improvement yang dilakukan adalah mengubah konsep produk dari tipe produk dengan sistem pre-order menjadi limited product. Hal ini agar produk tetap memiliki citra barang ekslusif yang terjaga kualitasnya dan tetap menjaga nilai eco-friendly terutama dalam menghasilkan limbah pewarna alam dan bahan baku lainnya (benang, kayu dan lain-lain). Improvement yang dilakukan juga mengubah bahan baku kerangka kayu yang menggunakan bahan kayu sisa produksi. Material benang katun yang diberikan pewarnaan alam dari angkak dilakukan dengan cara perendaman selama urang lebih 5 hari. Hal ini agar menjaga kuantitas penggunaan angkak serta limbah pewarna alam yang dihasilkan. Benang katun ini lalu akan ditenun secara manual. Kerangka kayu yang digunakan terbuat dari kayu sisa produksi dengan finishing beeswax.

Penggunaan pewarna sintetis telah menjadi pilihan utama bagi industri tekstil. Hal dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan lingkungan. Penggunaan pewarna sintetis dalam industri tekstil menghasilkan limbah cair. Limbah ini tergolong bahaya karena beberapa zat pewarna sintetis dapat terdegradasi menjadi senyawa yang bersifat beracun. Tidak hanya itu, pewarna sintetis juga meningkatkan kekeruhan dan menjadikan kualitas air buruk, berbau dan mencegah penetrasi sinar matahari. Pemanfaatan pewarna alami menjadi salah satu tindakan alternatif dalam mengganti penggunaan pewarna sintetis. Pengetahuan mengenai pewarnaan alami pada tekstil sudah banyak diterapkan. Namun masih banyak sumber kekayaan alam di Indonesia yang masih dapat diteliti dan dikembangkan potensinya menjadi pewarna alam untuk tekstil. Salah satu bahan yang masih jarang diketahui dan diteliti sebagai pewarna alami tekstil adalah angkak. Angkak merupakan hasil dari fermentasi beras dengan jamur. Angkak memiliki kegunaan utama sebagai pewarna alami makanan, bahan makan dan obat tradisional. Penelitian dan pengetahuan mengenai penerapan pewarna alami angkak pada tekstil di indonesia masih sedikit. Minimnya ilmu pengetahuan mengenai potensi penerapan pewarna alami angkak pada tekstil menyebabkan belum ada pengembangan produk menggunakan bahan ini. Keunggulan produk ini adalah handbag yang terbuat dari bahan tenunan benang katun dengan pewarnaan alami angkak serta kombinasi bahan menggunakan kayu jati. Kombinasi dari kedua bahan ini dirancang menjadi desain produk yang memiliki nilai estetis dan nilai fungsi. Secara keseluruhan bahan yang digunakan pada perancangan ini mempertimbangkan daya urai dan tergolong dalam kategori natural dan eco friendly.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2023

Kategori:

Fesyen

Alamat:

Jl. Tanah Lot Raya Blok M1 no. 15, Graha Cinere, Krukut, Limo, Kota Depok

Produk

Eunoia Handbag

figure
figure