figure
tenant

EcoRevive Salax

Ivan Rifky Hendrawan

Desain sepatu kesehatan dari limbah salak mengusung konsep sustainability dengan memanfaatkan biji dan kulit salak yang biasanya dibuang. Kulit salak, setelah melalui proses pencucian, pengeringan, dan pelapisan cat karet, digunakan sebagai bahan utama untuk bagian atas sepatu, sementara biji salak, diolah menjadi alas pijat refleksi, ditempatkan secara strategis pada insole. Sol sepatu terbuat dari karet daur ulang untuk ketahanan dan kenyamanan. Desain ini tidak hanya mengurangi limbah dan mendukung gaya hidup sehat melalui pijat refleksi, tetapi juga menawarkan produk yang modis dengan tekstur unik. Seluruh proses melibatkan komunitas lokal, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesadaran tentang daur ulang dan keberlanjutan.

Limbah biji dan kulit salak sering kali dianggap tidak memiliki nilai guna dan akhirnya hanya dibuang begitu saja, menambah jumlah sampah yang tidak terolah dengan baik. Di sisi lain, banyak penduduk Indonesia yang kurang aktif bergerak dan tidak menyadari pentingnya gaya hidup sehat. Kondisi ini menunjukkan bahwa selain masalah lingkungan, terdapat juga masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan. Pemanfaatan biji dan kulit salak yang selama ini terabaikan dapat menjadi solusi untuk kedua masalah tersebut, yaitu mengurangi limbah yang tidak berguna sekaligus menciptakan produk yang dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat. Untuk mengatasi masalah ini, sekelompok pelaku kriya menciptakan inovasi sepatu kesehatan dari limbah salak. Desain sepatu ini mengusung semangat "Neighbourhood Spirit" dengan mengajak komunitas lokal untuk berpartisipasi dalam produksi dan penggunaan produk ramah lingkungan yang mendukung kesehatan bersama. Sepatu ini dibuat dengan memanfaatkan biji salak sebagai alas pijat refleksi dan kulit salak untuk bagian body dan aksesorisnya. Desainnya modis dan nyaman digunakan sehari-hari, dengan tekstur khas kulit salak yang unik dan menarik untuk remaja dan dewasa. Keunggulan desain ini terletak pada penggunaan bahan yang ramah lingkungan, mendukung kesehatan melalui pijat refleksi, serta melibatkan komunitas lokal dalam proses produksinya. Sepatu ini tidak hanya membantu mengurangi limbah tetapi juga menyediakan manfaat kesehatan bagi penggunanya. Dengan mengubah limbah menjadi produk bernilai tinggi, desain ini menunjukkan inovasi dan fungsionalitas yang estetis, serta memperkuat ikatan sosial dalam komunitas. Proyek ini memperlihatkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dengan melibatkan warga sekitar dalam pengumpulan limbah salak dan proses produksi sepatu kesehatan, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan bersama.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2024

Kategori:

Fesyen

Alamat:

Menggoran Bengkal Kranggan

Produk

EcoRevive Salax

figure
figure